Untitled Document

Disinfektan

Kata sanitasi dan disinfektan sering digunakan secara bergantian tetapi banyak juga yang tidak tahu bahwa ada perbedaan di antara mereka. Salah satu perbedaan utama adalah meskipun sanitasi mengurangi jumlah bakteri, virus, dan mikroba pada permukaan, desinfektan membunuh hampir semuanya menurut Alexander Aiken, MB, dari London School of Hygiene and Tropical Medicine.

Ini disebabkan karena disinfektan mengandung bahan kimia seperti hidrogen peroksida yang mendekontaminasi permukaan atau objek dengan menghasilkan radikal bebas perusak yang menyerang komponen sel menurut Stephanie Dancer, konsultan mikrobiologi dan Profesor Mikrobiologi di Edinburgh Napier University, Skotlandia.

apa itu disinfektan

Apa Itu Hidrogen Peroksida

Hidrogen peroksida, bahan kimia yang muncul sebagai cairan tidak berwarna, digunakan dalam berbagai produk pembersih dan perawatan, termasuk pewarna rambut dan pemutih, pasta gigi dan pencuci mulut, pembersih kamar mandi dan penghilang noda cucian. Hidrogen peroksida juga dapat ditemukan dalam antiseptik pertolongan pertama yang dijual bebas (OTC), dan digunakan sebagai zat pemutih pada beberapa produk makanan. Ia juga memiliki keperluan konsumen dan industri lainnya, termasuk pengolahan air.

Produk berbasis hidrogen peroksida yang dibeli oleh konsumen untuk keperluan rumah tangga biasanya mengandung sekitar 3 persen hidrogen peroksida. Instruksi pabrik harus diikuti untuk mencegah hal hal yang tak diinginkan.

bahan kimia pembersih disinfektan

Alkali Manufacturers Association of India (AMAI) juga menekankan bahwa perlunya berhati-hati saat menggunakan bahan kimia desinfeksi langsung pada kulit manusia karena dapat berbahaya. AMAI adalah badan perwakilan dari seluruh industri alkali di India yang memproduksi bahan kimia seperti natrium hipoklorit, klorin, larutan pemutih / bubuk, yang digunakan untuk desinfeksi.

Sodium Hipoklorit

Badan industri ini juga menjelaskan bahwa telah ada laporan baru-baru ini di media tentang bahan kimia seperti larutan natrium hipoklorit dan hidrogen peroksida yang digunakan untuk desinfeksi pada manusia untuk mengendalikan penyebaran penyakit coronavirus. Sodium hipoklorit (atau disebut juga natrium hipoklorit) adalah disinfektan yang tergolong kuat untuk digunakan dalam mendisinfeksi permukaan dan benda yang terkontaminasi atau terinfeksi. Kontak dengan kulit dapat menyebabkan gatal dan iritasi yang menyebabkan masalah kulit," kata AMAI dalam sebuah pernyataan.

Untitled Document

Sodium hipoklorit adalah larutan bening, agak kekuningan dengan bau yang khas. Sebagai bahan pemutih untuk penggunaan rumah tangga biasanya mengandung 5% natrium hipoklorit (dengan pH sekitar 11, menyebabkan iritasi). Jika lebih pekat, mengandung konsentrasi 10-15% natrium hipoklorit (dengan pH sekitar 13, bisa mengakibatkan terbakar dan korosif).

Sanitizer

Di sisi lain, sanitasi seperti pembersih berbasis klorin dan QUAT (senyawa amonium kuaterner) hanya mengurangi jumlah kuman di permukaan. Meskipun tidak selalu membunuh mereka namun masih bisa membantu mencegah penyebaran penyakit. Karena untuk setiap penyakit, ada minimal sejumlah kuman yang diperlukan agar bisa membuat seseorang sakit - dalam bahasa Inggris disebut dose of exposure. Jadi dengan menurunkan atau mengurangi jumlah kuman di permukaan atau benda, pembersih/ sanitasi membantu mengurangi risiko terkena infeksi.

manfaat sanitizer

Sanitizer dan disinfektan juga berbeda dalam waktu yang dibutuhkan untuk membunuh kuman, yang dalam bahasa Inggris dikenal sebagai "dwell time". Sanitizer dapat membunuh hampir seketika sedangkan bahan kimia dalam disinfektan membutuhkan waktu hingga 10 menit untuk membunuh kuman, kata Aiken. Itulah mengapa penting untuk mengikuti petunjuk pada label produk untuk penggunaan yang efektif.

Untitled Document

Baik pembersih maupun disinfektan perlu diuji dan label kimia harus mencantumkan kuman jenis apa saja yang efektif terbunuh. Satu disinfektan dapat membunuh kuman X dan Y sementara disinfektan lainnya dapat membunuh kuman Y dan Z. Penting untuk dipahami bahwa satu pembersih atau disinfektan tidak akan membunuh semua mikroorganisme, sehingga perlu mengetahui kuman apa aja yang bisa dibunuh oleh produk Anda. Pada umumnya, pembersih/ sanitizer disertifikasi hanya untuk bakteri, sementara disinfektan disertifikasi untuk membunuh virus, lumut, dan jamur.

 

 

Contact Us

| Home | Cara Membeli | Contact Us | About Us | Sitemap | BanSos |

 

Untitled Document model baju anak terbaru

 

Untitled Document

Apa itu Herpes
Apa itu Limfoma
Fakta Tentang Kanker Payudara
Fakta Tentang Jantung
Serangan Jantung
Apa Itu Stent Jantung
Apa Itu Tes EKG
Bahaya Kapas Penyekat
Apa Itu Asma
Asam lambung Maag
Cara Mengatasi Batu Empedu
Cara Kerja Diabetes
Apa Itu Norovirus
Fakta Tentang Covid-19
Cara Sembuh Covid-19
Paru-Paru Putih Covid-19
Swab vs Rapid Test
Apa Itu Oximeter
Apa Itu CRP Tes
Hand Sanitizer
Sanitizer vs Disinfektan
Bahayakah SLS & SLES
Bahayakah Bedak
Sinar Matahari

 

jual baju anak anak perempuan