Fungsi Kantung Empedu
Kantung empedu (atau sering disebut juga kandung empedu) adalah organ pada tubuh manusia yang bentuknya seperti buah pir di mana di dalamnya mengandung empedu. Empedu yang disimpan serta dikonsentrasikannya akan kemudian disekresi ke usus dua belas jari untuk membantu dalam proses pencernaan.

Meskipun posisi dan strukturnya bisa berbeda di setiap spesies hewan namun pada manusia organ ini terletak di bawah hati. Hati membuat empedu kemudian kantung empedu menerima dan menyimpannya.
Salah satu masalah yang sering muncul pada kantung empedu ialah batu empedu yang dibentuk dari bahan yang tak bisa larut - biasanya bilirubin atau kolesterol. Jika ini terjadi maka bisa mengakibatkan rasa sakit yang intens. Batu empedu ini biasanya bisa diatasi oleh operasi pengangkatan batu empedu yang dinamakan kolesistektomi.

Manusia juga dapat hidup secara normal bahkan tanpa kantong empedu. Hati Anda masih akan menghasilkan empedu yang cukup untuk mencerna makanan, hanya saja empedunya tidak disimpan lagi di kantung empedu melainkan akan terus menerus menetes ke dalam sistem pencernaan Anda.
Kolesistektomi
Pengangkatan kantung empedu melalui proses bedah disebut dengan kolesistektomi. Cara ini menjadi metode paling lazim digunakan untuk menyembuhkan gejala batu empedu jika pengobatan melalui mulut tidak lagi efektif.
Kolesistektomi terbuka tradisional
Pembedahan besar pada perut (abdomen) di mana kantung empedu diangkat oleh ahli bedah dengan pengirisan kulit dan daging perut yang panjangnya bisa dari 13 hingga 18 cm dinamakan sebagai kolesistektomi terbuka tradisional. Biasanya pasien perlu berada di rumah sakit setidaknya 2-3 hari serta istirahat tambahan selama beberapa pekan untuk proses pemulihan di rumah. Sayangnya metode ini meninggalkan bekas luka irisan pada sisi kanan perut.
Kolesistektomi Laparoskopik
Kini kolesistektomi laparoskopik menjadi pilihan pertama menggantikan kolesistektomi terbuka dalam tindakan batu empedu serta peradangan kantung empedu. Salah satu alasannya ialah karna bedah terbuka mempunyai resiko infeksi yang lebih tinggi terhadap pasien.
Kolesistektomi laparoskopik tidak perlu pemotongan otot di perut sehingga tidak begitu sakit, bekas luka relatif kecil, cepat pulih, dan komplikasi yang relatif kecil.
Obat Asam Ursodeoksikolat
Batu empedu dapat dilarutkan oleh obat asam ursodeoksikolat namun perlu waktu beberapa bulan serta perlu dipantau setiap bulan. Kekurangan obat asam ursodeoksikolat ini adalah cuman bisa mengatasi batu berukuran kecil dan yang terbentuk dari kolesterol.
Extracorporeal Shockwave Lithotripsy (ESWL)
Salah satu metode menyembuhkan penyakitt batu empedu tanpa diperlukannya operasi yaitu ESWL. ESWL atau extracorporeal shockwave lithotripsy adalah pengobatan dengan gelombang kejut untuk memecahkan batu empedu. Kelemahan metode ini ialah efektif hanya untuk batu empedu tunggal yang berdiameter kurang dari 2cm.
Ukuran Batu Empedu
Ukuran batu empedu bisa sekecil satu butir pasir hingga sebesar bola golf. Tentu semakin besar akan semakin bahaya. Penderitanya bisa memiliki satu batu empedu atau banyak batu empedu di saat bersamaan. Penderitanya juga bahkan tidak menyadari bahwa dia memiliki batu empedu sampai batu ini pada akhirnya memblokir saluran empedu sehingga mengakibatkan rasa sakit yang berat.
Tidak Perlu Dioperasi
Untuk batu empedu yang tidak memberikan gejala, maka seringkali juga tidak diperlukannya operasi pengangkatan katung empedu. Cuman sekitar sepertiga dari seluruh penderita penyakit batu empedu tanpa gejala yang pada akhirnya perlu menjalani operasi. Oleh karena itu batu empedu ini sebetulnya tak perlu dikhawatirkan apabila tidak mengakibatkan gejala atau keluhan.
| Home | Cara Membeli | Contact Us | About Us | Sitemap | BanSos |

