Fakta Tentang Kanker Payudara
Kanker payudara adalah penyakit di mana sel-sel payudara tumbuh secara abnormal dan membentuk tumor. Jika hal ini dibiarkan, tumor bisa menyebar ke seluruh tubuh dan berakibat fatal.
Sel-sel payudara yang membelah tanpa terkendali kemudian membentuk jaringan tambahan ini bisa dirasakan atau ditandai sebagai massa atau benjolan yang disebut tumor.

Suatu tumor payudara dapat bersifat ganas (bersifat kanker) atau bersifat jinak (tidak menyebabkan kanker). Ketika sel-sel yang tumbuh di luar kendali ini merupakan sel-sel yang normal maka akan dikategorikan sebagai tumor jinak (bukan kanker) namun apabila sel-sel tersebut tumbuh di luar kendali merupakan yang abnormal dan mulai menyerang jaringan lain maka ini yang disebut sebagai tumor ganas (kanker). Ketika sel-sel ini bersifat kanker dan dibiarkan begitu saja, maka akan bisa menyebar di dalam payudara maupun di bagian-bagian tubuh yang lain.
Kanker payudara dapat timbul di berbagai bagian di payudara namun yang paling umum terjadi di kelenjar yang menghasilkan susu (atau yang dinamakan lobulus) atau pada saluran yang menyalurkan susu ke puting.
Jenis kanker payudara yang paling umum dinamakan karsinoma duktal in situ, karsinoma duktal invasif dan karsinoma lobular invasif. Perlu diketahui juga bahwa kanker payudara tidak hanya terjadi pada wanita namun pria juga bisa terkena penyakit ini, hanya saja yang mengidap penyakit ini sebagian besar adalah wanita.
Banyak yang terkena kanker payudara tidak merasa adanya gejala apapun namun salah satu tanda keberadaannya bisa dilihat dari perubahan pada payudara seperti tumbuhnya benjolan (ini merupakan tanda yang paling umum), iritasi di kulit payudara, pembengkakan di suatu area maupun seluruh payudara, nyeri di puting ataupun payudara, keluarnya cairan dari puting (selain ASI), dsb.
Kebanyakan benjolan di payudara (9 dari 10) bukanlah kanker. Pada umumnya benjolan yang ditemukan di umur dibawah 30 tahun sifatnya jinak.
Benjolan yang disebabkan oleh kanker payudara pada umumnya bersifat keras, menetap (jika disentuh tidaklah bergerak) dan selalu ada meskipun beberapa hari usai menstruasi. Selain tidak nyeri, benjolan ini cenderung berkembang secara lambat.
Jika ditangani dini dan segera diobati maka kanker payudara tidaklah menyebabkan kematian dan dapat disembuhkan.
Di Indonesia, urutan pertama dari berbagai jenis kanker adalah kanker payudara, berdasarkan data dari Globocan 2018.
Lebih dari 90% kasus kanker payudara tak ada kaitannya langsung dengan riwayat kanker payudara pada keluarga, sehingga siapapun bisa kena.
Faktor lain yang dilaporkan bisa meningkatkan resiko terkenanya kanker payudara ialah melahirnya anak pertama di usia 30 tahun, menopause setelah berumur 55 tahun, menstruasi pertama di umur di bawah 12 tahun, mengalami stres berat, riwayat operasi tumor jinak payudara, tidak menyusui dan gaya hidup yang tidak sehat seperti banyak meminum minuman beralkohol ataupun merokok.
| Home | Cara Membeli | Contact Us | About Us | Sitemap | BanSos |

