Cara Yang Sering Dilakukan Untuk Mengobati Covid-19
Perjuangan yang panjang dalam pembuatan vaksin covid-19 membuat para profesional medis dan peneliti mencari opsi lain agar bisa mengatasi serangan virus corona. Salah satunya ialah dengan memakai ataupun mengombinasikan obat-obatan yang sudah ada.
Selain taat pada protokol kesehatan, yang kita bisa lakukan untuk mengatasi pandemi ini iala dengan meningkatkan daya tahan tubuh. Caranya bisa dengan istirahat dengan cukup ataupun mengonsumsi vitamin dan obat, berikut apa saja yang sering dikonsumsi oleh para pejuang Covid-19:
Azithromycin
Selain remdesivir dan hydroxychloroquine (HCQ), azithromycin dianggap bisa mengatasi Covid-19. Peradangan dan kerusakan jaringan terutama paru-paru dapat disebabkan oleh infeksi virus korona. Pemakaian obat seperti azithromycin bisa memberi efek imunomodulasi (menstimulasi sistem pertahanan tubuh) sehingga digunakan bagi para pasien Covid-19.
Azithromycin adalah obat yang digunakan untuk mengobati infeksi bakteri tertentu di berbagai bagian tubuh dan organ seperti mata, kulit, alat kelamin, dan saluran pernapasan. Infeksi bakteri bisa seperti radang paru-paru, bronkitis, infeksi pada telinga, penyakit menular seksual, sinus, paru=paru tenggorokan, kulit, dan organ reproduksi.
Obat golongan antibiotik makrolida ini cara kerjanya iaitu menghentikan pertumbuhan bakteri, namun tidak dapat dipakai untuk mengatasi infeksi virus. Azithromycin bisa mengakibatkan efek samping seperti mual, sakit kepala, muntah, hingga ke yang lebih berat seperti kelelahan ekstrem, kesulitan bernafas, pembengkakan pada kulit, detak jantung tidak teratur, kelemahan otot, dll.
Vitamin D
Peran vitamin D amatlah penting seperti mencegah osteoporosis dan meningkatkan kesehatan tulang. Sebuah studi juga melaporkan bahwa vitamin D ikut membantu menjaga sistem kekebalan agar berjalan dengan lancar. Selain itu vitamin ini juga dapat membantu mencegah infeksi saluran pernapasan akut.
Studi dari NIH (National Institute of Health) menjelaskan bahwa sifat antiinflamasi dan imunoregulasi dimiliki oleh vitamin D, dan keduanya ini amatlah penting untuk aktivasi pertahanan sistim kekebalan tubuh.

Vitamin C
Selain mampu meningkatkan daya tahan tubuh, vitamin C bisa juga mencegah serta memperpendek durasi sakit seseorang. Sangatlah penting untuk memenuhi kebutuhan harian vitamin C ini karena tubuh anda tidak bisa memperoduksinya sendiri ataupun menyimpannya.
Vitamin E
Vitamin E dinilai sebagai antioksidan yang bisa ikut membantu melawan penyakit.
Ivermectin
Sebenarnya, ivermectin sejak lama digunakan untuk obat pembasmi infeksi cacing parasit pada tubuh manusia maupun hewan. Tidak hanya itu, obat yang baru-baru ini sering diperbincangkan mampu mengobati Covid-19 ini juga sudah lama dipakai untuk mengatasi infeksi tungau dan kutu, misalkan pada penyakit kudis.
Sebuah penelitian di Australia melaporkan bahwa jumlah virus corona dapat dikurangi secara signifikan dengan menggunakan ivermectin pada sel yang terinfeksi virus tersebut. Selain itu disebutkan juga oleh sebuah riset bahwa proses pemulihan covid-19 pada pasien dengan gejala ringan juga dapat dipercepat dengan obat ivermectin ini serta mengurangi resiko terjadinya covid-19 gejala berat.
Ivermectin dalam studi kecil, dikombinasikan dengan doxycycline dan diteliti untuk mengetahui pengaruhnya. Hasilnya, riset ini menunjukkan bahwa penggabungan kedua obat tersebut lebih baik dalam mengurangi gejala sehingga mempercepat proses penyembuhan covid-19.
Namun meski begitu, perlu diketahui bahwa sampai saat ini tidak ada institusi kesehatan seperti WHO, BPOM, FDA dan Kementerian Kesehatan Indonesia yang memberi pernyataan bahwa ivermectin adalah efektif sebagai obat Covid-19.
Doxycycline
Doxycycline merupakan obat antibiotik yang sering dipakai untuk mengatasi penyakit-penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri seperti infeksi bakteri di paru-paru, saluran kemih, saluran cerna, kulit, mata, hingga infeksi menular seksual seperti sifilis.
Selain itu, obat ini digunakan juga untuk mencegah malaria dan mengatasi jerawat. Cara kerja obat doxycycline yaitu dengan menghentikan atau menghambat pertumbuhan bakteri penyebab infeksi, namun harus diketahui bahwa obat ini tidaklah efektik untuk mengatasi penyakit akibat infeksi yang disebabkan virus seperti pilek.
Zinc
Zinc merupakan mineral penting dalam perkembangan pertumbuhan, penyembuhan luka, membantu pertumbuhan sel, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, serta membantu sintesis DNA. Zinc bisa didapat dari daging sapi, kacang-kacangan, dan daging ayam.
Oseltamivir
Oseltamivir ialah obat yang dipakai untuk membantu menyembuhkan infeksi virus influenza tipe A (seperti flu burung) atau B. Gejala-gejalanya seperti hidung tersumbat, batuk, meriang, radang tenggorokan, hingga lemas, bisa dipangkas atau diatasi dalam waktu yang lebih singkat dengan menggunakan obat ini (sekitar 1-2 hari).
Obat yang tergolong ke dalam antivirus ini cara kerjanya yaitu dengan menghentikan aktivitas virus untuk berkembang. Sayangnya, menurut penelitian yang dilakukan, Oseltamivir sampai saat ini tidak efektif dalam mengatasi infeksi Cpvid-19 atau virus corona.
Pien Tze Huang

Obat yang satu ini merupakan salah satu obat legendaris yang telah berumur ratusan tahun lamanya dan sering dipakai oleh etnis Tionghua untuk menyembuhkan berbagai penyakit infeksi dan peradangan, menyembuhkan luka pasca operasi, membantu menyembuhkan demam berdarah, dan memelihara kesehatan fungsi hati agar optimal.
Konon, obat yang harganya selangit ini dulu mulai beredar luas di Asia Tenggara semenjak terjadinya perang yang saat itu banyak tentara yang terluka akibat tembakan, bacokan, gigitan ular atau serangga dan penyakit lainnya.
Pien Zhe Huang terbuat dari batu empedu sapi serta empedu ular yang dikeringkan, tumbuhan Radix Notoginishing yang hanya tumbuh di provinsi Yunnan, Guangxi, dan mochus atau kantung sekresi kijang.
Lianhua

Lianhua juga merupakan produk herbal Tiongkok yang tidak kalah popularnya bagi para pasien Covid-19 untuk digunakan dalam membantu menyembuhkan Covid-19. Produk ini digunakan untuk meringankan panas dalam, gejala inluenza, hidung tersumbat, nyeri sendi/ pegal linu, batuk, sakit kepala dan tenggorokan kering.
| Home | Cara Membeli | Contact Us | About Us | Sitemap | BanSos |

