Jika anda pergi ke kedai kopi, cafe, atau coffee shop untuk ngopi, biasanya akan banyak pilihan nama minuman kopi yang ditawarkan pada menunya, salah satu yang paling umum adalah cappuccino, latte, macchiato dan mocha, tapi apa perbedaan di antara semua minuman tersebut?
Dua persamaan yang dimiliki minuman-minuman ini adalah komponen yang terkandung di minuman tersebut: susu dan espresso. Jadi wajar pertanyaan selanjutnya adalah, apa yang membuat mereka berbeda? Jawabannya adalah rasio jumlah espresso dan susu kukus dan buih susu/ busa susu (dengan kata lain, takaran espresso, steamed milk, dan milk foam).
Cappuccino

Cappuccino adalah minuman tradisional Italia yang terkenal dengan bagian atasnya yang sering tampak berbusa dan ditaburi bubuk cokelat yang lezat. Anatomi dasar Cappuccino dapat dibagi menjadi tiga bagian, espresso, susu dan busa. Cappuccino umumnya akan dibuat dengan menggunakan panduan berikut:
- 1/3 Espresso
- 1/3 Susu Kukus
- 1/3 Susu Froth/ buih susu
Jumlah takaran yang sama dari setiap komponen inilah yang membuat minuman yang disebut cappuccino.
Latte (Caffe Latte)
Latte adalah espresso paling besusu di antara yang lain. Ini dikarenakan dua pertiga di minuman ini adalah steamed milk, dituangkan di atas satu shot espresso dan di atasnya dilapisi milk foam/ buih susu.
Macchiato
Macchiato merupakan minuman yang paling banyak jumlah takaran espresso nya. Dua shot espresso dituangkan di atas susu kukus dan di atasnya dilapisi dengan takaran buih susu paling sedikit jika dibandingkan dengan dua jenis minuman yang telah dijelaskan diatas.

Berikut adalah perbedaan latte, cappuccino, dan mocha:
- Cappuccino - 1/3 espresso, 1/3 susu kukus, 1/3 susu berbusa
- Latte - 1/6 espresso, 4/6 susu steamed, 1/6 milk foam
- Mocha - 2/5 espresso, 2/5 coklat, 1/5 susu steamed
- Flat White - 1/3 espresso, 2/3 susu frothed
- Mocha latte - 1/8 espresso, 5/8 susu steamed, 1/8 milk foam, 1/8 coklat panas.
- Mochaccino - 1/3 espresso, 1/3 susu steamed, 1/3 susu frothed, 1 sendok makan sirup coklat.

Apa Itu Steamed Milk?
Susu kukus atau steamed milk, adalah hasil akhir dari susu yang terkena uap bertekanan tinggi dari mesin espresso. Hal ini dilakukan dengan memasukkan uap secara bertahap ke dalam susu sampai lemak alami di dalamnya berkembang menjadi 'busa mikro', lapisan gelembung susu yang sangat kecil. Hasil akhirnya adalah minuman halus yang khas dan sempurna untuk digabungkan ke minuman berbasis espresso. Idenya terdengar cukup sederhana, namun dalam praktiknya itu membutuhkan latihan yang serius.

Susu kukus menggunakan uap bertekanan untuk memanaskan susu sekaligus menciptakan tekstur. Proses gabungan ini lebih merata memanaskan gula dan memecah lemak dalam susu.

Saat cairan tersebut 'terpecah' dan diaduk secara merata, gelembung udara yang terbentuk seragam. Keseragaman ini dikenal sebagai "microfoam" dan menciptakan tekstur lembut dan halus yang menggabungkan busa dan susu menjadi satu unit kohesif.
Lalu Apa Itu Foamed Milk?
Foamed milk, juga dikenal sebagai susu frothed, adalah hasil dari pengambilan susu panas, yang di-shake atau di-mix untuk menambah udara dan tekstur. Pergerakan cepat susu akan mengakibatkan udara berinteraksi dengannya dan memisahkan susu menjadi dua lapisan yang berbeda. Satu lapisan akan menjadi susu, dan yang lainnya akan menjadi busa tebal.

Foamed milk sangat ideal untuk minuman seperti cappuccino. Busa yang dibuat akan duduk di atas susu dan kopi dan menciptakan nuansa yang menarik pada mulut karena Anda dapat merasakan pemisahannya.
Foamed milk tidak memerlukan alat yang mahal atau rumit. Cara lain untuk membuat susu busa ini adalah dengan menggunakan milk frother. Perangkat kecil ini 'mencambuk' susu sehingga menambahkan udara dan mengembangkan lapisan busa yang bergelembung.
| Home | Cara Membeli | Contact Us | About Us | Sitemap | BanSos |

