Manfaat Kacang Kola
Kacang kola adalah buah dari pohon kola, genus (Cola) dari pohon yang berasal dari hutan hujan tropis Afrika. Buah yang mengandung kafein dari pohon digunakan sebagai bahan penyedap dalam minuman, dan merupakan asal dari istilah "cola".

Kacang kola adalah kacang dari pohon evergreen yang mengandung kafein dari genus Cola, terutama dari spesies Cola acuminata dan Cola nitida. Cola acuminata, pohon evergreen setinggi kira-kira 20 meter, memiliki daun-daun oval yang panjang dan runcing di kedua ujungnya dengan tekstur seperti kulit. Pohon-pohon ini memiliki bunga kuning dengan bintik-bintik ungu, dan buah berbentuk bintang.

Di dalam buah, terdapat sekitar selusin biji bulat atau persegi dalam kulit-biji berwarna putih. Aroma kacangnya manis dan seperti mawar. Rasa pertama terasa pahit, tetapi manis saat mengunyah. Kacangnya bisa direbus untuk mengekstrak kafein. Kacang Kola mengandung sekitar 2-4% kafein, serta kolanin dan theobromine. Ketiga zat kimia berfungsi sebagai stimulan.

Kacang kola memiliki rasa pahit dan mengandung kafein. Kacang ini dikonsumsi di banyak negara Afrika Barat, baik dalam acara pribadi maupun sosial dan seringkali disajikan secara seremonial. Yang paling diketahui di masyarakat barat dalam kacang kola ini mungkin adalah kacang ini digunakan dalam pembuatan salah satu minuman yang paling terkenal yaitu Coca Cola. Dalam pengobatan tradisional, kacang kola dianggap berguna untuk membantu pencernaan ketika digiling dan dicampur dengan madu, dan digunakan untuk mengatasi batuk.
Kanker prostat
Meskipun penelitian ekstensif belum dilakukan, penelitian awal menunjukkan bahwa senyawa tertentu yang ditemukan dalam kacang kola dapat menurunkan risiko kanker prostat. Penelitian masih diperdebatkan, tetapi diperkirakan bahwa fitoestrogen dalam kacang kola dapat membunuh sel kanker dan menghentikan tumor yang sedang tumbuh.
Metabolisme lambat
Orang dengan metabolisme yang lambat dapat mengambil manfaat dari menggunakan produk yang mengandung kacang kola. Kondisi yang dapat mempengaruhi metabolisme seseorang termasuk testosteron rendah, penyakit Graves, dan sindrom Cushing.
Migrain
Kacang kola dapat membantu bagi orang yang mengalami sakit kepala migren. Migren sering mempengaruhi pembuluh darah di kepala dan kafein sering digunakan untuk masalah ini. Theobromin dan kafein yang terkandung dalam kacang kola dapat memperlebar pembuluh darah di otak, yang dapat menurunkan nyeri migrain.
Asma
Meskipun mungkin tidak direkomendasikan sebagai pengobatan untuk kondisi pernapasan, kacang kola mungkin berguna untuk orang-orang dengan masalah pernapasan tertentu, seperti asma. Kafein dalam kacang kola dapat bertindak sebagai bronkodilator, yang berarti membuka saluran udara untuk membuat pernapasan lebih mudah.
Nutrisi
Kacang kola mengandung sekitar 2 hingga 3 persen kafein dan 1 hingga 2 persen theobromine, keduanya bertindak sebagai stimulan ketika dikonsumsi.
Kafein adalah stimulan yang sering ditemukan dalam minuman kopi dan cola. Theobromine juga ditemukan dalam teh hijau dan coklat. Kacang kola juga mengandung mikronutrien, termasuk kalium, magnesium, dan kalsium.
| Home | Cara Membeli | Contact Us | About Us | Sitemap | BanSos |

