Buah & Biji Kopi
Biji kopi sebenarnya ditemukan pada buah kopi yang tumbuh di pohon kopi. Buah ini berwarna merah ketika matang dan siap dipetik. Buah ini sering mengumpul bersama sepanjang cabang pohon. Hanya saja, ketika memanen buah kopi perlulah berhati-hati dalam memetiknya agar tidak ada bagian ranting atau cabang yang rusak.

Buah kopi terdiri dari beberapa bagian: Kulit luar buah kopi (yang disebut exocarp) tebal dan pahit. Di dalam kulit luar terdapat daging buah (disebut mesocarp) yang manis. Selanjutnya adalah kulit tanduk (endocarp) dan kemudian kulit ari sebelum akhirnya biji kopi yang berwarna hijau.

Kulit buah kopi amatlah tipis dan megandung klorofil serta zat-zat warna lainnya. Daging buahnya sendiri terdapat 2 bagian yaitu bagian luar yang lebih keras dan tebal serta bagian dalam yang bersifat seperti lendir atau gel. Pada lapisan lendir ini terdapat sebanyak 85% air dalam bentuk terikat, sisanya 15% adalah bahan koloid yang tidak mengandung air. Bagian ini juga bersifat koloid hidrofilik yang terdiri dari sekitar 80% pectin dan 20% gula.
Buah kopi muda berwarna hijau, setelah tua akan berubah menjadi kuning dan kalau sudah masak warnanya menjadi merah. Biji kopi kering mempunyai komposisi sebagai berikut: 13% protein, 12% air, 12% lemak, 9% gula, 9% selulosa dan 35% sejenisnya, 9% caffetanic acid, 4% abu, kafein 1-1.5% (arabika) atau 2-2.5% (robusta), dan zat-zat lainnya yang larut dalam air 5%.
Setelah dipanen, buah kopi ini akan diproses untuk memisahkan biji dengan kulit dagingnya sebelum akhirnya dijual. Proses ini biasanya terdiri dari 2 cara: olah kering dan olah basah.
Olah kering merupakan teknik paling tua, sederhana dan murah. Buah-buah kopi yang dipetik akan dijemur di bawah sinar matahari biar mengering. Biasanya jika kering warnanya akan berubah menjadi coklat atau kehitaman. Secara berkala, mereka akan membolak-balikkan buah kopi tersebut selama 7 sampai 10 hari, hingga kadar air turun dari sekitar 60% sampai 11%. Proses secara natural ini membuat buah kopi terfermentasi secara natural pula sehingga kulit luarnya akan terkelupas dengan sendirinya.

Olah basah, atau sering disebut juga dengan proses basah. Salah satu perbedaannya adalah proses basah ini dilakukan dalam 24 jam setelah dipanen. Sebuah mesin khusus yang disebut depulper (pengupas) akan digunakan untuk memisahkan kulit luar beserta kulit dagingnya pada buah kopi. Setelah itu biji kopi yang sudah terkelupas akan dibersihkan di dalam bejana khusus berisi air (selama 12 sampai 48 jam) untuk meluruhkan sisa-sisa kulit yang masih melekat pada kopi melalui proses fermentasi. Biji-biji kopi tersebut kemudian dikeringkan dengan menjemurnya atau dengan mechanical dryer (pengering).

| Home | Cara Membeli | Contact Us | About Us | Sitemap | BanSos |

