Karakteristik Semut Madu
Terdapat sekitar 34 spesies semut madu yang berbeda dan semuanya memiliki kemampuan untuk menyimpan cairan bergizi di abdomen (perut) mereka, terutama para semut pekerja (yang lebih besar) yang dikenal sebagai 'replete'. Semut madu replete berfungsi sebagai tempat penyimpanan makanan, dan semut lain akan megekstrak makanan tersebut. Semut Madu tergolong sebagai salah satu dari lima genera, termasuk Myrmecocystus. Mereka pertama kali didokumentasikan pada tahun 1881 oleh Henry C. McCook.

Tidak seperti lebah yang menyimpan madu di sarang, semut-semut ini menyimpan makanannya di dalam tubuh semut-semut pekerja. Makanannya yang ditampung bisa berupa madu, nektar atau lemak tubuh hewan lain. Cairan-cairan tersebut ditampung untuk koloni mereka dan akan diekstrak jika sumber makanan mereka sudah hampir habis atau habis.
Hanya beberapa semut madu yang menjadi replet, dan mereka adalah bagian dari semut pekerja. Kasta lain yaitu semut tentara tugasnya melindungi koloni sedangkan semut pejantan dan betina bertujuan untuk kawin untuk membangun koloni baru.
Semut madu (atau bahasa Inggrisnya ‘honeypot ant’) menyimpan begitu banyak nutrisi dan energi sehingga mereka suka diburu oleh hewan lainnya, bahkan oleh manusia. Beberapa spesies Myrmecocystus diketahui menyerang koloni lain dari spesies yang sama, membunuh ratu mereka dan menculik pekerjanya untuk dijadikan budak mereka. Beberapa spesies semut madu lainnya dapat mengubah warna mereka menjadi merah, hijau, kuning, biru dan oranye. Hal ini mungkin disebabkan oleh jenis cairan yang mereka konsumsi.

Semut madu dapat ditemukan di Amerika Barat, Meksiko, Australia, Afrika Selatan dan New Guinea. Semut yang unik ini juga dapat dilihat di banyak kebun binatang di seluruh dunia. Habitat mereka biasanya di daerah kering panas seperti tepi gurun. Pada musim hujan, semut-semut ini biasanya suka nongkrong di berbagai bunga gurun demi nektar manisnya. Mereka juga akan memakan serangga kecil lainnya.

Ketika cairan yang tersimpan di dalam semut replet diperlukan, semut pekerja akan mengetuk antena semut replete, kemudian semut replete akan memuntahkan cairan yang tersimpan tersebut. Katup khusus yang berada dalam perut replete bisa mengontrol masuk-keluar nya madu. Selama masa hidupnya yang berlangsung beberapa bulan, tampaknya seekor replete dapat diisi ulang hingga beberapa kali. Di tempat-tempat tertentu seperti Australia Outback, semut madu replet dimakan oleh orang-orang Aborigin sebagai permen dan dianggap makanan lezat.
Beberapa semut pekerja akan menjadi replet setelah muncul dari pupa. Semut muda tinggal di sarang, dan semut pekerja yang mengumpulkan makanan dan memberi mereka makan. Ketika para pekerja memberinya makan lebih dari yang dibutuhkan, makanan ini akan dioper ke perut mereka. Semut replete akan kehilangan mobilitas mereka ketika perutnya terlalu membesar, bisa sebesar buah anggur.

Semut replet ini akan bergantungan di atap sarang bawah tanah, kadang bisa sampai satu bulan, menunggu hingga koloni memerlukan makanan yang disimpannya. Replet biasanya berada di sarang paling dalam/ujung agar terhindar dari predator, Anda bisa melihat mereka menggantungkan diri di atap sarang. Disana, semut replet ini akan menghabiskan sisa hidup mereka karena ukuran perutnya yang besar. Dalam beberapa spesies Erebomyrma, Oligomyrmex, Pheidologeton dan Proformica, pekerja menjadi semut replet hanya untuk periode waktu yang singkat, menyimpan makanan dengan jumlah yang kecil.
| Home | Cara Membeli | Contact Us | About Us | Sitemap | BanSos |

